Warga Tangkap Ular Piton Saat Sungai Komering Meluap

OKU Timur, Wartarepublika.com – Warga Desa Tanjung Aman, Kelurahan Pasar Martapura OKU Timur, dikejutkan oleh kemunculan ular piton sepanjang 3 meter. Ular tersebut muncul di pemukiman warga yang terendam banjir akibat air sungai Komering yang meluap, banjir kiriman dari Kabupaten OKU Selatan dampak hujan yang lebat melanda kota Muaradua.

Beberapa warga yang melihat kemunculan ular tersebut dan berusaha menangkapnya. Hatta (45) warga Desa Tanjung Aman, salah seorang yang ikut menangkap ular tersebut, menceritakan awalnya dia sedang duduk sambil menunggu hujan reda. Kemudian dia melihat benda mirip kayu terapung  disekitar rumahnya yang terendam banjir sungai Komering.

Baca Juga :
AKP Jonson Tangkap Penjual Senjata Api Rakitan

“Aku lagi duduk santai, aku kiro itu kayu hanyut oleh banjir ini pas didekati ternyata ular piton,” Ucap Hatta saat menceritakan kejadian tersebut dengan awak media, Jumat (8/5/2020).

Setelah itu, Hatta dibantu temannya menangkap ular tersebut yang terlihat ganas ingin menyerangnya saat hendak ditangkap. Merasa kesulitan untuk menangkap ular tersebut dan ingin melilitnya, akhirnya ular tersebut dipukul warga menggunakan kayu.

“Ularnyo ganas nian hendak menyerang, akhirnyo kami pukul dengan kayu sehingga ularnyo lemas dan biso di tangkap,” ujarnya.

Baca Juga :
Bentuk Penghormatan Atas Jasa Para Pahlawan, Polres OKU Timur Gelar Dzikir Bersama

Hatta menuturkan bahwa memang sering terjadi kemunculan ular seperti ini, saat air sungai Komering meluap.

“Mungkin sarang tempat ular tersebut tinggal terendam air, jadi ularnya muncul disekitar pemukiman warga,” pungkasnya. (WK)