Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya Saat Melihat Kondisi Mobil Petugas Yang Di Rusak Keluarga Bandar Narkoba

Usai Tembak Mati Bandar Narkoba, Petugas di Serang dan Kaca Mobil di “Dodos”

Muba, Wartarepublika.com – Seperti diberitakan sebelumnya, Sat Res Narkoba Polres Muba berhasil membekuk bandar narkoba di Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba. Dalam proses penangkapan tersebut tersangka tertembak oleh petugas karena melakukan perlawanan terhadap petugas yang hendak melakukan upaya penangkapan, Sabtu (07/11).

Selain tersangka, satu orang anak kecil juga menjadi korban setelah peluru yang di tembakkan oleh tersangka menyasar mengenai tubuh bocah malang tersebut. Petugaspun berupaya meng evakuasi kedua korban, namun saat hendak membawa keduanya menuju rumah sakit, petugas dihalangi dan diserang oleh beberapa warga menggunakan celurit.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya mengungkapkan, satu anggota Sat Res Narkoba Polres Muba mengalami luka lecet di kaki akibat serangan senjata tajam.

Baca Juga :
Team Opsnal Polsek Madang Suku 1 Tangkap Dua Pelaku Pencuri Mesin Diesel

“Satu anggota Sat Res Narkoba Polres Muba atas nama Briptu Ade Risky mengalami luka lecet. Selain itu dua unit mobil yang dipergunakan petugas saat melakukan penangkapan juga mengalami kerusakan. Satu unit mengalami pecah kaca dan satu unit patah sepion karena di dodos (dibacok menggunakan celurit alat untuk mengambil buah sawit – Red) oleh keluarga tersangka,” ungkapnya.

AKBP Erlin menegaskan, saat ini identitas pelaku penyerangan telah diketahui dan tengah dalam pengejaran petugas. Diketahui, tersangka bandar narkoba bernama Andi (35) warga Dusun III, Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba.

Baca Juga :
Kasus Pembegalan Turun Drastis, Irjen Firli: Saya Buktikan Kapolres OKU Timur Mampu Membuat Program Visioner
Salah Satu Mobil Petugas Yang Di Rusak Keluarga Bandar Sabu

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa berupa: 6 paket besar narkoba jenis sabu seberat 600 gram, 1 paket sedang sabu seberat 5,61 gram, 34 paket kecil sabu seberat 9,08 gram, 1 pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis revolver berikut 2 butir amunisi aktif, 1 bilah sajam jenis golok, 9 butir amunisi kaliber 38 mm, 8 butir amunisi kaliber 9 mm, 2 butir amunisi laras panjang dan 2 buah hp.

“Anak kecil yang tertembak pelaku kondisinya sudah mulai stabil dan saat ini tengah di rujuk ke RSUD Palembang. Sementara tersangka bandar narkoba tidak dapat diselamatkan. Jenazah tersangka telah di jemput oleh pihak keluarga untuk kemudian disemayamkan,” pungkasnya. (Jeff)