Turut Berduka, Bupati OKU Timur Takziah di Rumah Duka ABK Nanggala 402

Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T. mengunjungi langsung ke rumah duka kedua orang tua Sertu Ryan Yogie Pratama yang merupakan salah satu ABK Kapal Selam Nanggala-402 yang tenggelam di perairan di utara laut Bali, Senin Sore (26/04).

 

Diketahui Sertu Ryan berasal dari Desa Sumber Mulyo BK III Kecamatan Buay Madang Timur, OKU Timur, Sumatera Selatan.

Bupati mengucapkan turut berbelasungkawa kepada kedua orang tua korban yaitu Pak Sulaiman dan Ibu Nanik sambil menyerahkan santunan.

 

Bupati juga sempat mendo’akan korban agar di terima semua amal ibadah korban dan untuk keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar.

 

Bupati mengakui kalau korban adalah seorang perajurit sejati untuk menjaga keamanan negara indonesia.

Baca Juga :
Bupati OKU Timur : RSUD Ladang Kemulian

 

Sambil menangis, ibu korban mengaku sosok Ryan adalah anak yang baik, sayang kepada kedua orang tua dan adik adiknya, ramah dengan tetangga dan bertanggung jawab.

 

“Ryan orangnya mudah bergaul, ia tidak pernah membeda-bedakan siapa orangnya mau miskin apa kaya, Ryan selalu bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan” ungkap Nanik sambil mengusap air mata.

 

Riyan adalah anak laki laki satu satunya, dia merupakan anak pertama dari tiga suadara.

 

Nanik mengaku ia mengetahui kabar duka ini saat istri Ryan pada hari Rabu 21 April jam 4 sore yang berada di Jakarta menelpon Nanik bahwa kapal selam tempat bertugas Ryan hilang kontak beberapa hari lalu.

Baca Juga :
Dua Tempat Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu Dijaga Satpol PP dan Dishub

 

“Saya kaget mendengar itu karena pada tanggal 19 April Ryan video call dan pamit kepada saya kalau ia mau berlayar, saya pesan ke Ryan untuk hati-hati jika berlayar,” ungkap Nanik.

 

Sementara Sudirman Ayah Ryan mengatakan jika Ryan sangat penyayang dan perhatian kepada kedua orang tuanya dan adik-adiknya.

 

“Ryan tidak neko-neko orangnya seperti kebanyakan orang,” ungkap sudirman.

 

Keluarga korban Sertu Ryan Yogie Pratama yang merupakan salah satu awak kapal selam Nanggala 402 yang hilang kontak memohon maaf jika ada keslahan yang pernah dilakukan Sertu Riyan.

 

Keluarga korban berusaha ikhlas dengan musibah yang mereka alami. (Rilis Kominfo OKU Timur)