Tersier Tidak Berfungsi, Ratusan Hektar Sawah Kekeringan dan Diserang Tikus

WARTAREPUBLIKA. COM,  OKU TIMUR – Ratusan hektar sawah milik masyarakat di Kecamatan Buay Madang dan Kecamatan Buay Madang Timur tepatnya di Desa Way Halom,  Desa Tanjung Bulan, serta Desa Tanjung Sari kekeringan di karenakan satu – satunya sumber pengairan sawah mereka, tersier macak 2 telah satu bulan ini tidak berfungsi.  Hal tersebut di ungkapkan Johan (39) warga Desa Tanjung Bulan Kecamatan Buay Madang kepada portal ini, Sabtu (11/05/2019).

 

Menurut Johan,  tidak berfungsinya saluran irigasi tersier macak 2 tersebut dalam satu bulan bukan hanya menyebabkan kekeringan pada areal persawahan masyarakat namun berdampak pula pada banyak nya serangan hama tikus ke sawah warga.

 

Baca Juga :
Timah Panas Hentikan Pelarian Hasan

“Kurang lebih satu bulan ini tersier macak 2 tidak berfungsi.  Kami sangat khawatir, karena tanaman padi kami sekarang rata rata baru berusia 40 hari dan sangat rentan mati bila saluran air ini tidak segera berfungsi.  Bukan hanya itu, sejak tidag berfungsinya tersier macak 2 ini, hama tikus mulai ramai menyerang tanaman padi kami, “ keluhnya.

 

Johan berharap instansi terkait dapat segera mengambil tindakan untuk segera memperbaiki tersier macak 2 tersebut. Mengingat tersier tersebut satu satunya sumber air bagi areal persawahan mereka.

 

Baca Juga :
Hari Sumpah Pemuda ke-91, Indonesia Harus Lebih Hebat Dimata Dunia

“Bila kondisi ini di biarkan terus menerus,  kami khawatir ratusan hektar sawah milik warga yang sangat tergantung pada tersier macak 2 ini sebagai sumber pengairannya akan mengalami gagal panen karena mati kekeringan dan diserang hama tikus, “tutupnya. (jeff)