Terjerat Kasus Penggelapan dan Penadahan Nurdin di “Cyduk” Polisi

WARTAREPUBLIKA.COM | OKU Timur – Untung tak dapat di raih, malang tak dapat di tolak. Begitulah nasib yang di alami oleh Nurdin (38) warga Desa Argomulyo Kecamatan Belitang Jaya. Maksud hati ingin membeli sepeda motor dengan harga murah, Nurdin malah di cyduk (ditangkap) pihak yang berwajib karena telah di duga kuat sebagai penadah sebuah sepeda motor hasil penggelapan,Minggu (13/01/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

 

Penangkapan terhadap Nurdin berdasarkan pengembangan atas kasus penggelapan satu unit sepeda motor yang dilakukan oleh M Alvian (28) warga Desa Cahaya Mas Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten OKI, berdasarkan LP. B/ 25 / XI /2018 /Res Okut/Sek Bltg III,tanggal 19 November 2018,tentang Tindak Pidana Penggelapan dan atau Penadahan sebagaimana dimaksud Pasal 372 Yo 480 KUHP.

 

Baca Juga :
Tengah Asik Bermain Play Station, Restu di Tangkap Polisi

Awal mula perkara berawal pada bulan november tahun 2018 lalu tepatnya pada hari sabtu tanggal 17 November 2018 sekira pukul 19.30 WIB, M Alvian meminjam satu unit sepeda motor Honda GL 160 D warna merah Nopol : BG 3366 TC dengan Romadon (44) warga Desa Rinin Sari Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur yang masih kerabatnya sendiri dengan alasan untuk menjemput temannya. Namun setelah di tunggu sekian jam, M Alvian tak kunjung kembali. Romadon kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Belitang III. M Alvian akhirnya berhasil di tangkap pihak kepolisian pada tanggal 28 November 2018.

 

Baca Juga :
4 Tahun Menghilang, Begal Ini Menyerah Diujung Timah Panas Petugas

“ Dari hasil penyelidikan, pelaku M Alvian mengaku, Motor hasil penggelapan tersebut dia jual kepada Nurdin seharga satu juta lima ratus rupiah. Berdasarkan keterangan tersebut team Reskrim Polsek Belitang III melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil menangkap Nurdin pada hari minggu tanggal 13 Januari 2019 sekira jam 16.00 WIB, di sebuah kafe di Desa Bangsa Negara Kecamatan BMR Kabupaten OKU Timur. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah di amankan di Polsek Belitang III untuk proses hukum lebih lanjut,” Ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasubbag Humas Polres OKU Timur IPTU Yulisalsa kepada media ini. (Jeff)