Tangkap Kurir Sabu Asal Sulsel, Satres Narkoba Polres OKU Timur Sita Satu Kilogram

OKU Timur, wartarepublika.com – Satres Narkoba Polres OKU Timur berhasil menangkap seorang kurir sabu asal Sulawesi Selatan (Sulsel). Dari tangan pelaku, petugas menyita satu kilogram sabu bernilai satu milyar rupiah. Haltersebut diungkap Kapolres OKU Timur saat menggelar press release di halaman depan Satres Narkoba Polres OKU Timur, Selasa (19/04/2022) pukul 16.00 WIB.

Dihadapan awak media, Kapolres OKU Timur AKBP Nuryono didampingi Kasat Res Narkoba Polres OKU Timur IPTU Bondan Tri Hoetomo dan Kasi Humas IPTU Edi Arianto mengungkapkan, tersangka ditangkap di sebuah gubuk di pinggir jalan lintas sumatera di Desa Kota Baru Selatan Kecamatan Martapura pada hari Jum’at tanggal 15 April 2022 sekira pukul 21.15 WIB.

Baca Juga :   Tiga "Begal" di Bekuk Petugas, Satu Pelaku Terpaksa Ditembak Karena Melawan

” Tersangka bernama MH (25) asal Sulawesi Selatan. Pada saat dilakukan penangkapan, petugas kami menemukan satu kilogram sabu di dalam tas dukung yang dipakai tersangka. Tersangka mengaku disuruh seorang bernama Pak Cik asal Riau untuk mengantarkan sabu tersebut ke Kabupaten OKU Timur dengan upah 25 juta rupiah,” ungkapnya.

 Saat diwawancarai awak media, tersangka mengaku selama ini bekerja sebagai montir di sebuah bengkel, namun karena akhir akhir ini penghasilan sebagai bengkel jauh dari jata cukup, tersangka tergiur upah yang dijanjikan Pak Cik untuk mengantar paket sabu ke Kabupaten OKU Timur.

Baca Juga :   Satreskrim Polres OKU Timur Tangkap Dua Pelaku Pencurian

Sementara itu, Kasat Res Narkoba IPTU Bondan Tri Hoetomo mengatakan, saat ini oetugas masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap jaringan narkotika tersebut, bandar besar penyuplai barang haram tersebut maupun si calon pembeli sabu tersebut.

“Pada saat kami tangkap tersangka sedang menunggu jemputan dari calon pembeli sabu tersebut. Saat ini tersangka dan barang bukti telah kami amankan di Polres OKU Timur guna proses penyelidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan pasal 114 Ayat(2) Dan Atau Pasal 112 Ayat(2)Undang Undang No.35 Tahun 2009, Tentang Narkotika,” pungkasnya. (Jeff)