Semangka Masih Memuaskan Ditanam di Lahan Tandus

WARTAREPUBLIKA.COM, OKU Timur – Sunarso yang merupakan petani semangka yang di pelopori oleh Binmas Pionir binaan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Polres OKU Timur berhasil membuat terobosan baru. Walaupun bibit semangka ditanamnya dilokasi tanah yang tandus mampu menghasilkan buah yang memuaskan. Kegiatan ini merupakan percontohan, bahwa bibit semangka juga bisa tumbuh sumbur dilahan yang tandus, bahkan mampu menghasilkan semangka dengan berat 8.5 kilogram.

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid MD, memang tanaman semangka sangat cocok ditanam pada musim seperti ini, karena saat ini permintaan yang tinggi dan sehingga hargapu mahal. Tentu dengan demikian petani sangat diuntungkan.

“Jadi dalam setiap satu hektarnya mampu menghasilkan keuntungan dua kali lipat dengan usia tanam 55 hari sudah panen, dengan modal Rp 25 juta setiap hektarnya,” katanya.

Untuk mendapatkan hasil panen semangka yang maksimal dan memuaskan, lanjut kata Kholid, petani harus mulai berfikir lebih maju dan menggunakan peralatan modern. Saat ini kata dia, petani mulai berfikir modern sehingga buah yang dihasilkan lebih maksimal.

“Cukup menggiurkan karena keuntungan yang diraih petani cukup tinggi, namun tentunya petani harus serius mengelolanya,” jelasnya.

Selain itu, Kabuaten OKU Timur merupakan daerah pertanian dan perkebunan. Hal itulah yang memicu dirinya selalu mengajak masyarakat untuk bertani karena hasil pertanian dan perkebunan bisa menghasilkan keuntungan dan meningkatkan perekonimian masyarakat.

“Karena dalam satu hektar lahan pertanian mampu menghasilkan semangka 20 ton dengan harga jual Rp3500 perkilogramnya dengan kurun waktu 55 hari sudah bisa di panen,” pungkasnya.

Pemerintah kedepan kata dia, akan berupaya mencari solusi yang tepat dalam memajukan bidang pertanian dan perkebunan di OKU Timur mengingat potensi pertanian dan perkebunan cukup tinggi terlebih didukung dengan lahan yang luas dan subur.