Puluhan Masyarakat Desa Sukaraja Tuha Tolak Pilkades

WARTAREPUBLIKA.COM | OKU TIMUR – Puluhan masyarakat Desa Sukaraja Tuha, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur bersama tiga calon Kepala Desa (Kades) pada Jumat (25/01/2019) sore mendatangi Pemkab OKU Timur untuk melaporkan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh calon Kades terpilih.

Lukman, Salah satu calon Kades Desa Sukaraja Tuha yang ikut berkompetisi pada Pilkades serentak yang berlangsung pada Kamis (24/01/2019) mengatakan, sebelum pelaksanaan Pilkades sudah dibuat kesepakatan tidak menggunakan money politik, namun salah satu Calon diduga menggunakan money politik. Karena itu dari empat calon, tiga calon tidak menerima hasil Pilkades tersebut.

Perjanjian tidak menggunakan money politik itu dibuat atas materai Rp6000 dan ditandatangani oleh empat Calon Kades. “Ternyata ada masyarakat yang merima uang sudah menbuat pernyataan yang ditandatangani di atas materai Rp6000 dan menerima uang Rp200.000 diduga dari Timses calon Kades terpilih,” katanya.

Saat pelaksanaan Pilkades serentak di Desa Sukaraja Tuha diikuti empat calon. Calon nomor 1 Lukman, nomor 2 Wasir, nomor 3 Sudirman. “Nomor 4 atas nama Alpian yang memenangkan Pilkades,” terangnya.

Sementara Kabag Tata Pemerintahan Setda OKU Timur Yuli Akman saat menerima perwakilan warga dan calon Kades menambahkan, tetap akan menerima keluhan dari masyarakat. Setiap laporan akan dipelajari jika memang terbukti ada pelanggaran akan ditindaklanjuti.

“Perolehan suara yang dilaporkan kekita itu sifatnya perolehan sementara,” jelasnya.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kabag Ops Kompol CS Panjaitan menegaskan Bagian Tapem sudah menerima laporan secara lisan. Namun untuk lebih kuatnya laporan itu masyarakat harus memberikan bukti dan poin-poin pelanggaran yang tertulis.

“Bukti itu harus kongkrit dan dibuat poin-poin pelanggarannya secara tertulis,” pungkasnya.