Polisi dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat

WartaRepublika.com, OKU Timur – Masyarakar Desa Trikarya Kecamatan Belitang 3 OKU Timur. Bersama anggota Polsek Belitang 3  secara gotong royong membuat jembatan darurat, disamping dua jembatan yang roboh akibat diterjang luapan air sungai.


Jembatan yang ambruk itu selama ini menjadi akses penghubung antara Desa Trikarya dengan Desa Kampung Baru, OKI pada Jumat (10/11) sekitar pukul 03.00 Wib,


Lokasi  jembatan satu  di Desa Tri karya Dusun 1 Rt 02  dan lokasi  jembatan dua di Desa Trkarya Dusun 2 Rt 01 Kecamatan Belitang 3 OKU Timur


Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kapolsek Belitang 3 Iptu Jimeidi, pada Minggu (12/11) mengatakan  agar arus lalu lintas di jalur itu tetap lancar dan kegiatan masayarakat tidak terganggu, untuk itu akan dibangun jembatan darurat di samping kedua jembatan yang roboh. Saat ini warga dan anggota Polri sedang melakukan gotong royong.


Karena berdasarkan informasi jembatan akan dibangun pada Mei 2018. Dengan adanya jembatan darurat tidak akan mengganggu kegiatan pembangunan jembatan. Karena masyarakat bisa menggunakan jembatan darurat yang dibangun secara bergotong royong,katanya.


“Sekarang masyarakat dan anggota kita sudah melakukan kegiatan persiapan untuk membangun jembatan darurat bahkan alat berat sudah dikerahkan ke lokasi,”imbuhnya.


Dia mengatakan diharapkan pelaksanaan pembangunan jembatan darurat bisa berjalan lancar. Karena jika tidak ada jembatan darurat masyarakat akan susah untuk melintas. Terlebih jalur itu setiap hari digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil bumi.


Jembatan darurat itu menggunakan kayu kelapa sehingga sangat kuat dan aman untuk dilalui. Namun demikian masyarakat kita himbau untuk tetap berhati-hati jika melintas di jembatan darurat tersebu,katanya.


Sementara Camat Kecamatan Belitang 3 Abdul Halim membenarkan adanya jembatan yang roboh akibat diterjang luapan air sungai. Namun lokasi jembatan yang roboh itu bukan terletak di jalan lintas tapi hanya jalan penghubung antar desa. Jembatan yang ambruk itu juga bukan jembatan ukuran besar.


“Memang ada jembatan yang roboh tapi bukan jembatan besar hanya jembatan kecil penghubung antar desa,”terangnya.(Red)