Persaingan Mulai Tidak Sehat, Puluhan Fotografer Sepakat Bentuk Komunitas

Wartarepublika.com, OKU Timur – 
Bisnis fotografi saat ini begitu banyak diminati, seperti di Kabupaten OKU Timur, banyak fotografer baru bermunculan. Mirisnya, hal tersebut telah membuat persaingan harga yang tidak sehat antar sesama fotografer di OKU Timur. Demi mendapatkan pelanggan, sebagian besar fotografer lebih memilih untuk saling menurunkan harga hingga jauh di bawah rata-rata. Melihat fenomena tersebut, puluhan fotografer di kota Martapura Kabupaten OKU Timur berkumpul untuk saling berkoordinasi membentuk komunitas, Minggu (16/08/2018) sekitar Pukul 20.00 WIB di Kolam Pemancingan Tebat Sari Kecamatan Martapura.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pemetung Basuki,Herman SE selaku pemilik kolam pemancingan Tebat Sari,Ketua Komunitas CAT,Sancoko serta puluhan Fhotografer.

 

Baca Juga :
Komunitas Fotografer Sebiduk Sehaluan Resmi Dibentuk

Dalam sambutannya, Ketua komunitas CAT mengatakan, para fotografer harus saling menjaga kekompakan dengan tidak saling menjatuhkan.

“Tetap jaga kelangenggan hubungan antar fotografer, apa yang menjadi kendala jangan sampai dijadikan daya saing tetap maju dan selalu kompak. Sebaiknya para fotografer bisa saling membantu bukan saling menjatuhkan,” ucapnya.

sementara itu perwakilan fotografer, mas Rano mengatakan, “sesama fotografer jangan takut menyangkut harga maka dari itu rencananya kami akan membentuk komunitas fotografer agar terjalin silahturahmi dan menjaga kekompakan antar sesama fotografer,” ungkapnya.

“Tujuan dibentuk komunitas sendiri untuk menentukan harga dan membentuk Forum komunitas agar tidak ada lagi persaingan antar komunitas,” pungkasnya. (MY)