Pengguna Anggaran Wajib Paham SIRUP

OKU Timur, WartaRepublika.Com – Pemerintahan Kabupaten OKU Timur menggelar Pelatihan Aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) V.2.2, kemarin (8/2) di Aula Bina Praja Pemkab Setempat.

 

Wakil Bupati OKU Timur Fery Antoni SE yang hadir sekaligus memberikan arahan pada acara Pelatihan Aplikasi SIRUP V.2.2 ini menekankan, sangat penting bagi seluruh pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Timur mengikuti dengan serius training Aplikasi SIRUP versi 2.2 ini hingga selesai.

 

“Berdasarkan pasal 112 ayat 2 Perpres Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Perubahan Keempat atas Perpres no 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan barang/jasa, Pemerintah menyatakan Kementerian/Lembaga/OPD wajib menayangkan rencana umum pengadaan dan Intruksi Presiden nomor 2 dalam Inpres nomor 1 Tahun 2015 tentang percepatan pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah. Maka akan diadakannya Training Admin RUP pada Aplikasi SIRUP V.2.2 yang telah ditunjuk oleh masing-masing OPD,” tegasnya.

 

Sementara, Kabag Administrasi Pembangunan, Aldi Gurlanda ST MM saat dijumpai selepas kegiatan mengatakan, pelatihan ini dilakukan agar setiap Admin di masing-masing OPD dapat memahami teknis dan tata cara pelaksanaan aplikasi SIRUP.

 

“Tujuan bimtek ini adalah untuk persiapan pengadaan barang dan jasa, sekaligus percepatan pembangunan di lingkungan Pemkab OKUT agar seluruh OPD melakukan identifikasi kebutuhan riil barang jasa, baik fisik maupun non fisik,” jelas Aldi.

 

Salah satu nara sumber dari Lembaga Kebijakan, Pengembangan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) Pusat, Eva Nurdina, menjelaskan bahwa pelatihan ini meliputi beberapa materi, diantaranya materi rencana umum pengadaan, Tahapan-tahapan, regulasi dan belanja apa saja yang harus diumumkan.

 

“Hampir sama dengan aplikasi sebelumnya, tapi ada beberapa perubahan dan pengembangan aplikasi. Nantinya data dari OPD terkoneksi ke LKPP dan dapat terlihat oleh semua orang di website sirup.lkpp.go.id, untuk mendukung keterbukaan informasi publik,” pungkasnya. (Jeff)