Pelantikan Dan Sertijab Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri OKU Timur

wartarepublika.com, OKU Timur – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ulu Timur gelar pelantikan sekaligus serah terima Jabatan (Sertijab) kepada Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus). Pelantikan yang dipimpim langsung oleh Kepala Kejari OKU Timur, Ismaya Herawardanie, SH, M.Hum yang dilaksanakan di Aula Kejari setempat. Kamis, (28/06/18).

Aan Saeful Anwar, SH  yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pidsus yang lama pidah bertugas sebagai Kasi intel di Kejari Pekalongan Jawa Tengah (Jateng), dan jabatannya digantikan oleh M. Alvinda Yudhi Utama, SH, yang sebelumnya menjabat sebagai Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Kejari OKU Timur

“Kejari OKU Timur, Ismaya Herawardanie, SH, M.Hum mengucapkan selamat kepada Kasi Pidsus yang baru, “Dengan dilantiknya menjadi Kasi Pidsus, saya barharap dapat bekerja sacara professional melanjutkan dalam menangani kasus korupsi serta meningkatkan prestasi bidang Pidana Khusus yang selama ini telah diraih”, ujarnya.

Baca Juga :
HUT Bhakti Adhyaksa ke-58, Kejari OKU Timur Pinjamkan Buku Ke Rutan

“Untuk pak Aan saya berpesan apa yang baik di Kejari OKU Timur bisa diterapkan di tempat tugas yang baru, serta menjadi suatu pengalaman yang baru dan semoga segara beradaptasi di tempat yang baru, kesuksesan dalam karir menjadi kebahagian kita semua”, Tambahnya.

Kajari juga berpesan, “Saya berpesan kepada seluruh pegawai dan staf di Kejari OKU Timur hal- hal yang mendasari pekerjaan secara teknis di dalam pengelolaan bidang yaitu perlunya menagemen yagn baik dan mengajak satu semua dalam satu keluarga merangkul semua seperti keluarga tanpa melihat pangkat dan jabatan, mengajak semua untuk bersatu menempatkan diri menjadi satu keluarga yang saling menyayangi”, Ungkapnya

Baca Juga :
2018, Kejari OKU Timur Tetapkan Satu Tersangka Korupsi

Saat di wawancari Kajari Ismaya Herawardanie, SH, M.Hum mengatakan, “harapan saya tentunya berharap lebih maju dalam penanganan tindak kasus korupsi , karena kasus korupsilah yang saat ini sedang di hadapi, yang terpinting adalah bagaimana mencegah kropusi itu syukur bisa di hilangkan sama sekali tapi setidaknya di minimalisir. Namun keberhasilan itu bukan diukur dengan banyaknya kasus yang ditangani tetapi bagaimana mencegah agar tidak terjadi tindakan korupsi”, Ungkapnya Saat di wawancarai. (Hdr)