Pegawai Capil Minta Uang, Akan Diberi Sanksi Mutasi Hingga Pemberhentian

Wartarepublika.com, OKU Timur – Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kabupaten OKU Timur, H. Sutikman, S.Pd., M.M., menepis isu yang beredar di media sosial tentang pegawai capil yang meminta uang kepada masyarakat dalam pembuatan Dokumen Kependudukan. Hal ini disampaikan diruang kerjanya. Jumat (11/10/2019)

 

Sutikman mengatakan pembuatan Dokumen  Kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, Akta kelahiran dan Akta Kematian semuanya gratis. Kepada masyarakat Kabupaten OKU Timur, silahkan datang ke DISDUKCAPIL untuk mengurus dokumen kependudukan karena semuanya gratis tidak dipungut biaya. Jika ada oknum pegawai yang meminta uang silahkan lapor langsung dengan saya, jika terbukti bersalah kita beri tindakan tegas kepada oknum tersebut, kalau PNS kita mutasi kan dan kalau TKS bisa kita berhentikan,” Ucapnya.

 

Baca Juga :
Warga Keluhkan Air PDAM Sering Mati

Cetak Dokumen Kependudukan semuanya cepat dan bisa ditunggu langsung jadi. Tergantung dengan kelengkapan persyaratan dokumen jika tidak bermasalah semuanya akan kita cepat untuk dicetak. ” Terkadang sistem jaringan pusat sering kali mengalami gangguan, itu yang menjadi kendala  proses cetak sering terhambat dan masyarakat harus menunggu sampai jaringan sistem normal kembali,” Ujar Sutikman.

 

Kepala DISDUKCAPIL Sutikman juga menambahkan jika blangko E-KTP stoknya habis maka akan diganti cetakkan KTP sementara, kalau blangko sudah ada akan kita cetak. Karena blangko langsung masuk dari Dana Pemerintah Pusat. “Jadi untuk stok blangko saat ini masih kosong, paling lambat Februari 2020 stok blangko banyak dan cukup untuk masyarakat OKU Timur”, Pungkasnya. (WK)