OKU Timur, Wartarepublika.com  – Untuk mengetahui jumlah stok beras dan gula, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru SH MM didampingi Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi meninjau langsung stok beras dan gula yang tersimpan di gudang Bulog yang berada di Sungai Tuha Kecamatan Martapura, Kamis (23/4/2020).


Dari hasil pantauan tersebut, stok beras yang ada saat ini cukup memenuhi kebutuhan beras untuk masyarakat di tiga kabupaten yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan sampai dengan lebaran mendatang. Sedangkan untuk stok beras mencapai 20.000 kg dan ini masih bisa ditambah lagi.

Menurut Gubernur, stok beras yang ada di gudang Bulog Sungai Tuha Martapura saat ini mencapai 600 ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga OKU sampai dengan lebaran.

“Tidak hanya di OKU Timur, sebelumnya saya juga meninjau gudang Bulog di Palembang, dan setelah ini gudang Bulog lain seperti di OKI, Ogan Ilir dan lainnya juga akan saya pantau. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan beras (pangan) bagi masyarakat khususnya selama pandemik corona,” ujar Deru.


Ditambahkan Deru, melihat kondisi saat ini yang tengah berlangsungnya musim panen, maka Perum Bulog terus melakukan penyerapan beras petani. Sehingga stok beras yang tersimpan di gudang Bulog akan terus bertambah.

“Saya yakin stok beras tidak hanya cukup untuk sampai lebaran, tapi sampai satu tahun kedepan pun stok beras kita masih aman karena musim panen masih berlangsung,” ucap mantan Bupati OKU Timur dua periode ini.

Disamping itu, Gubernur juga meminta kepada Bulog OKU agar tidak hanya menyiapkan stok beras. Namun juga disiapkan packing (paket) seperti yang dilakukan gudang Bulog di Palembang.

“Setelah memastikan ketersediaan, selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah distribusi. Jangan sampai ada warga yang berhak untuk mendapatkan bantuan tapi kenyataannya tidak dapat. Begitu juga sebaliknya. Ini menjadi tugas dan tanggung kita bersama untuk turut serta melakukan pemanatauan dan pengawasan di lapangan,” pungkasnya.


Sementara itu, Pimpinan Kantor Cabang Bulog OKU, Deni Laksana Putra menambahkan, kebutuhan beras untuk masyarakat di tiga OKU berkisar 6.000 sampai 7.000 ton per tahun. Namun, Bulog OKU setiap tahun menyerap beras petani hingga 14 ribu ton yang tersimpang di beberapa gudang.

“Untuk saat ini stok beras yang ada di gudang Martapura memang 600 ton. Jumlah tersebut masih ditambah lagi dengan stok yang tersimpan di gudang lain. Saat ini kita terkendala dengan jumlah pegawai yang terpaksa dibatasi karena pandemik corona saat ini. Namun tetap optimis penyerapan beras petani tidak akan terganggu,” pungkasnya. (ADV)

Facebook Comments