M. Husin, PLT Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur

Minggu Depan Pupuk Bersubsidi Mulai Didistribusikan

OKU Timur, Wartarepublika.com — Keresahan petani di Kabupaten OKU Timur akan langkanya pupuk bersubsidi sepertinya akan segera terobati, PLT Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur M. Husin saat di konfirmasi portal ini menerangkan, kemungkinan besar minggu depan pupuk bersubsidi sudah mulai didistribusikan dengan normal, Jum’at (08/01).

Menurut M. Husin, saat ini Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur tengah menunggu SK dari Dinas Pertanian Provinsi Sumsel.

“Bila tidak ada perubahan, minggu ini SK sudah turun dari Dinas Pertanian Provinsi dan mulai minggu depan pupuk bersubsidi sudah mulai didistribusikan,” terangnya.

Baca Juga :
Kabag Prokopim: Tidak Ada Aturan yang Diperketat, Kami Sangat Menghargai Kemitraan dengan Wartawan

Menyikapi kelangkaan pupuk bersubsidi yang terjadi di OKU Timur, M. Husin menjelaskan adanya pergeseran jumlah Musim tanam di OKU Timur. 

“Kuota yang dipersiapkan pada tahun 2020 itu untuk dua kali musim tanam, tapi ada beberapa wilayah di OKU Timur yang melakukan penanaman hingga tiga kali. Hal ini tentunya menyebabkan penggunaan pupuk bersubsidi meningkat dan menyebabkan kuota yang ada tidak mencukupi,” jelasnya.

Disinggung tentang apakah ada indikasi adanya agen atau distributor pupuk yang melakukan penimbunan pupuk bersubsidi, M. Husin secara tegas membantah hal tersebut.

Baca Juga :
Silaturahmi Bupati dan Awak Media, SMSI OKU Timur Siap Dukung Visi Misi Bupati OKU Timur

“Berdasarkan hasil pengamatan tim kami di lapangan, tidak ada ditemukan adanya agen dan distributor pupuk bersubsidi yang melakukan penimbunan,” tegasnya.

Sementara itu guna memenuhi kuota pupuk bersubsidi ditahun 2021. Dinas Pertanian OKU Timur telah menyiapkan pupuk bersubsidi dengan kuota berdasarkan usulan E- RDKK (Rancangan Definitif Kebutuhan Kelompok) antara lain, Urea sejumlah 38.901 ton, SP 36 sejumlah 2.807 ton (untuk perkebunan), ZA 755 ton (untuk perkebunan), NPK sejumlah 44.126 ton, dan organik sejumlah 47.364 ton. (Jeff)