Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya Saat Memimpin Press Release di Mapolres Muba

Melawan Karena Miliki Jimat Kebal, Bandar Narkoba Bersenpi Tewas Ditangan Polisi

Muba, Wartarepublika.com – Merasa kebal dari segala macam senjata, seorang bandar narkoba melawan menggunakan senjata api rakitan dan sebilah golok saat hendak ditangkap polisi. Namun naas, meski memiliki berbagai jimat kebal, timah panas yang di tembakkan petugas menembus kepala tersangka. Tersangkapun tewas setelah mendapatkan perawatan medis, Sabtu (07/11).

Bandar narkoba dengan Barang Bukti (BB) lebih dari setengah kilogram sabu tersebut, bernama Andi (35) warga Dusun III, Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya saat memimpin press release di Mapolres Muba pada hari minggu pagi tanggal 08 November 2020 mengungkapkan, tindakan tegas terukur yang dilakukan terhadap pelaku oleh anggota Sat Res Narkoba Polres Muba dikarenakan pelaku melawan sehingga membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat sekitar.

“Pelaku melawan saat hendak ditangkap dengan senjata api rakitan dan sebilah golok . Khawatir membahayakan, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka,” ungkap Kapolres. 

Perwira nomor satu di jajaran Polres Muba ini menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi warga yang menyebutkan, dirumah tersangka sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Baca Juga :
Tinjau Korban Banjir Kapolsek Keluang Berikan Bantuan Sembako

Berkat informasi warga tersebut, Sat Narkoba Polres Muba dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Muba melakukan penyelidikan dan penyidikan di rumah tersangka pada hari sabtu tanggal 07 November 2020 sekitar pukul 12.45 WIB.

Foto Tersangka

“Setelah diyakini tersangka ada di tempat, petugas kami mengepung rumah tersangka dan melakukan penggerebekan. Awalnya tersangka bersembunyi di dalam kamar yang di kunci dari dalam, namun selang waktu beberapa saat, tersangka keluar kamar dengan membawa sepucuk senjata api rakitan di tangan kanan dan sebilah golok di tangan kiri. Tersangka kemudian menembak ke arah petugas sebanyak empat kali. Petugas kami lolos dari serangan pelaku, namun seorang anak berusia lima tahun tertembak oleh peluru nyasar yang di tembakkan tersangka. Petugas kamipun akhirnya mengambil tindakan tegas terukur untuk menghentikan perlawanan tersangka,” jelasnya.

Mantan Kasubdit Jatanras Polda Sumsel ini melanjutkan, tersangka dan seorang anak kecil yang terkena tembakan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis pada pukul 15.30 WIB. Namun nasib berkata lain, tersangka akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 17.30 WIB dan dijemput oleh keluarga tersangka pada pukul 18.00 WIB.

Baca Juga :
Dihantui Rasa Takut, Dedi Dores Menyerahkan Diri

“Tersangka tewas dan di jemput oleh keluarga. Sedangkan anak kecil yang tertembak oleh pelaku telah dilakukan perawatan medis dan kondisi nya telah mulai stabil. Saat ini anak malang tersebut telah dirujuk ke RSUD di palembang,” lanjutnya.

AKBP Erlin juga menerangkan, dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa berupa: 6 paket besar narkoba jenis sabu seberat 600 gram, 1 paket sedang sabu seberat 5,61 gram, 34 paket kecil sabu seberat 9,08 gram, 1 pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis revolver berikut 2 butir amunisi aktif, 1 bilah sajam jenis golok, 9 butir amunisi kaliber 38 mm, 8 butir amunisi kaliber 9 mm, 2 butir amunisi laras panjang dan 2 buah hp.

“Selain sejumlah narkoba jenis sabu dan senjata api maupun senjata tajam, dari tangan pelaku kami juga mendapatkan beberapa jimat kebal yang dipakai tersangka. Petugas kami juga mendapatkan perlawanan dari orang orang yang berusaha melindungi tersangka saat melakukan upaya penangkapan dengan memecahkan kaca mobil petugas menggunakan batu,” pungkasnya. (Jeff)