Komisi II DPRD OKU Timur Temukan Ratusan Ton Beras Tidak Layak Konsumsi Saat Sidak

OKU Timur| WR – Komisi II DPRD OKU Timur temukan ratusan ton beras tidak layak konsumsi setelah melakukan Sidak di Gudang Bulog  Subdivre III OKU Desa Karang Sari Kecamatan Belitang III, dan di Gudang Bulog Jatimulya I Kecamatan Belitang Madang Raya OKU Timur, pada Senin (01/02/2019). Untuk itu Komisi II DPRD OKU Timur akan memanggil pipinan Bulog Divre III OKU.


Ketua Komisi II DPRD OKU Timur Andi Syaiban SH mengatakan Sidak di dua  titik gudang Bulog ini tujuannya untuk melihat stok dan kondisi beras . Berdasarkan hasil Sidak di dua gudang kondisi beras hampir seluruhnya sama tidak layak konsumsi.


“Berdasarkan hasil sidak, kami temukan ratusan ton beras tidak layak konsumsi di dua gudang bolog di belitang. Kami akan memanggil Bulog untuk terkait hal ini,”jelasnya.


Dia juga mengatakan untuk di gudang Bulog Desa Karang Sari Kecamatan Belitang III beras yang ada di gudang beras pengadaan pada 2015 dan 2017 sedangkan untuk pengadaan beras pada 2018 hanya tersisa sedikit.”Ini tentukan aneh beras yang tahun-tahun sebelumnya masih ada sedangkan beras yang baru sudah habis,”tegasnya.


Sementara Juru Timbang (Jurtim) Gudang Bulog  Subdivre III OKU Desa Karang Sari Kecamatan Belitang III Jon Markoni, beras yang ada di gudang merupakan beras pengadaan pada 2015, 2017 dan 2018, sehingga turun mutu karena itu tidak lagi disdistribusikan lagi, dan akan dilelang oleh pusat.


Pengadaan beras oleh beberapa perusahaan lokal, beras yang ada  di gudang A 381 ton, Gudang B 70 ton. Tidak disalurkan karena sesuai keputusan dari pusat. Seharusnya setiap empat bulan didistribusikan. Saat masuk beras layak karena sebelum dimasukan ke gudang.”Karena turun mutu sehingga beras itu tidak kita salurkan,”jelasnya.


Sementara Kepala Gudang Bulog Jatimulya I Kecamatan Belitang Madang Raya, Iwan stok yang ada digudang ini keseluruhannya  690 ton stok 2018, untuk 2019 belum ada. Terakhir Pengadaan Oktober 2018 sebanyak 250 ton, pengadaan oleh dua perusahaan lokal yang menjadi mitra bulog.(EJA)