Keganasan Si Jago Merah Takluk Berkat Kesigapan Warga dan Damkar

wartarepublika.com, OKU Timur – Suasana tenang di Bukit Napuh kelurahan Bukit Sari Kecamatan Martapura OKU Timur pagi ini tiba-tiba berubah menjadi hiruk pikuk warga.  Teriakan minta tolong yang berasal dari rumah seorang kakek memecah kelengangan pagi ini. Wargapun berhamburan keluar rumah menuju rumah sang kakek untuk memastikan hal apa gerangan yang terjadi, Minggu (15/0/2018) sekitar pukul 09.30 WIB.

Puluhan warga membantu memadamkan kobaran api

Sang kakek bernama Mukiar (76), dia hanya tinggal seorang diri karena sang istri tinggal di Bengkulu.  Seperti hari-hari biasanya, pagi ini kakek Mukiar menjalankan aktifitasnya seorang diri, memasak, membersihkan rumah  dan menyuci baju serta perabotan rumah.

 

Baca Juga :
Terharu Atas Perhatian dan Bantuan Bupati OKU Timur, Korban Kebakaran Ucapkan Terimakasih

“Tadi saya memasak memakai tungku,  sehabis memasak api sudah saya matikan.  Ternyata api belum mati sepenuhnya dan menyambar tumpukan kayu yang berada di dekat tungku. Saya sudah berusaha  untuk memadamkan api, namun api begitu cepat menjalar dan mulai membakar dapur rumah saya,” terang kakek Mukiar kepada wartarepublika.com saat di wawancarai beberapa saat setelah kebakaran di rumahnya terjadi.

 

Tak kuasa menaklukkan sang jago merah sendiri,  sang kakek kemudian berteriak meminta tolong. Warga sekitar pun berdatangan membantu sang kakek melawan keganaasan si jago merah yang mengamuk.  Beruntung, berkat kesigapan warga yang dibantu oleh satu unit mobil pemadam kebakaran yang segera datang setelah di hubungi oleh salah satu warga mampu menaklukkan kobaran api dengan cepat sehingga tidak menjalar ke seluruh rumah.

 

Baca Juga :
Dua Rumah Warga Habis Terbakar

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, dapur rumah Kakek Mukiar mengalami kerusakan parah sedangkan bagian rumah yang lain berhasil diselamatkan.  Kerugian materi diperkirakan mencapai 30 juta rupiah sedangkan sang Kakek berhasil selamat . Hingga berita ini diturunkan puluhan warga masih membantu kakek Mukiar memperbaiki kerusakan rumah sang kakek. (MY)