Insan Pers Ikuti Penyuluhan Bahasa Indonesia

 

WARTAREPUBLIKA.COM, OKU Timur – Harian OKU Timur Pos bekerja sama dengan Balai Bahasa Sumsel menggelar penyuluhan bahasa Indonesia. Sebanyak 40 peserta dari media cetak, online dan elektronik, Serta intansi di lingkungan Pemkab OKU Timur, mengikuti pelatihan di aula Pemkab OKU Timur. Rabu (25/09/2019).

Pelatihan yang dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal 25 hingga 28 September 2019, di aula bina praja Pemkab OKU Timur. Guna meningkatkan mutu penggunaan bahasa indonesia untuk kehidupan sehari-hari maupun di media massa.

Sukamto Perwakilan Balai Bahasa Sumsel, dalam sambutannya mengharapkan, melalui penyuluhan ini, peserta bisa mengenal dan memahami berbagai kaidah bahasa Indonesia, yang mencakupi kaidah ejaan, pembentukan dan pemilihan kata, penyusunan kalimat, serta penyusunan paragraf, sehingga dapat diterapkan di dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan kerja masing-masing.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan kehumasan, pada penulisan dan penggunaan bahasa yang baik dalam dunia jurnalistik,” ucapnya.

Penyuluhan yang dibuka oleh Bupati OKU Timur HM Kholid MD, diwakili Asisten I Setda Pemkab OKU Timur Drs Dwi Supriyanto MM, memberikan apresiasi tinggi kepada Balai Bahasa dan OKU Timur Pos yang telah menggelar sosialisasi Bahasa Indonesia dibidang jurnalistik. “ Kita ada bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia jadi kalau bukan kita yang menghormati bahasa indonesia siapa lagi,” jelasnya.

Sementara itu GM OKUT Pos Purwadi Rozali SP meminta jurnalis dalam bekerja harus berpedoman dengan UU Pers dan kode etik. Banyak judul berita dan isi berita yang tayang itu dapat atau berpotensi untuk digugat karena cenderung memprovokasi orang lain. Hal ini bisa terjadi, karena kurangnya penguasaan terhadap Bahasa Indonesia. “Seorang wartawan harus menulis secara profesional, jangan sampai fungsi edukasinya menghilang, hanya mengedepankan fungsi ekonomi saja,” Pungkasnya.