HM Kholid M: Saya Tegaskan OKU Timur Menolak Impor Beras

OKU Timur, WartaRepublika.Com – Bupati OKU Timur, Kholid Mawardi melakukan panen padi per­dana diareal persawahan Kelompok Tani Gemah Ripah seluas 30 hektare di Dusun Pasundan Desa Tanjung Mulya, Ke­camatan Buay Madang Timur, Senin, (28/1).

Turut dalam panen tersebut Dandim 0403 Letkol Armed Agung Widodo, Kasi Produksi Badan Pusat Statistik Jupni Amnus, Kepala Dinas Pertanian Ruzuan Effendi, Camat Buay Madang Timur Marius Markus, Kepala Desa Tanjung Mulya M Fakehudin, Ketua Kelompok Tani Gemah Ripah Ishak dan disaksikan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan masyarakat sekitar.

Pada kesempatan itu, Bupati OKU Timur Kholid Mawardi menjelaskan penyataannya menolak impor beras saat Sidang Paripurna HUT OKU Timur beberapa waktu lalu.

“Saya katakan menolak impor beras karena sudah punya hitungan dan analisa sendiri, anggaplah penduduk negera kita sebesar 206 jiwa dan jika satu jiwa mengkomsusi beras 1 kwintal satu tahun maka hanya sebesar 206 juta ton beras yang dibutuhkan tapi ternyata penghasilan dalam negeri ternyata lebih dari, jadi kembali saya tegaskan OKU Timur menolak impor beras” jelasnya.

Baca Juga :
Dinkes OKU Timur Launching Public Safety Center (PSC) 119

Menurut Kholid, setelah panen raya tidak satupun padi tersimpan di gudang gudang rakyat dan sebagian besar tersimpan gudang-gudang pengusaha sedangkan stock padi ditingkat petani tidak dihitung oleh negara sehingga selalu saja terjadi kekurangan stock beras dan negara harus harus melakukan impor.

“Saat harga gabah anjlok tidak ada satupun dari pemerintah pusat membantu baik itu kementerian maupun legislatif tetapi jika harga naik semua senang,” ujarnya lebih lanjut.

Pada setiap kesempatan, tambah Kholid, saya selalu mengatakan agar gunakanlah dana desa untuk membangun lumbung desa agar setelah panen raya padi bisa disimpan disana.

“Setelah panen hendaknya para petani bersabar dan menunda penjualan padi, gunakan seperlunya saja dan sisanya bisa disimpan di lumbung padi atau dirumah. Dan saya ingatkan kembali bahwa 20 persen dana desa bisa digunakan untuk infrastruktur BUMdesa dan bisa dibuat untuk lumbung desa,” tambahnya.

Baca Juga :
Bupati OKU Timur Pimpin Upacra Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke-73

Sementara, Kadis Pertanian Ruzuan Effendi mengatakan, sampai bulan maret diperkirakan panen raya padi di Kabupaten OKU Timur mencapai 42 ribu haktar dan untuk tahun ini hasil produksi cukup bagus salah satunya di lokasi Deam Area Budidaya Tani Sehat Kelompok Tani Sido Makmur, Desa Sukodadi, Kecamatan Buay Madang Timur, OKU Timur, dengan hasil ubinan rata-rata 7,43 kilogram per ubin jika dikonversi menjadi 11.888 kilogram Gabah Kering Panen (GKP) per hektar.

“hasil yang baik ini tidak terlepas dari arahan Bupati, dan semoga untuk tahun tahun berikutnya melalui arahan bupati hasil panen padi kedepan bisa lebih meningkat,” pungkasnya. (ADV)