Hanya Dalam Waktu Tiga Jam, Pencuri Sepeda Motor Berhasil Diringkus

OKU Timur, Wartarepublika.com – Kinerja Jajaran Polsek Buay Madang Timur sangat patut untuk di apresiasi. Bagaimana tidak, hanya dalam waktu yang singkat, tak kurang dari tiga jam seorang pelaku pencuri sepeda motor berhasil diringkus anggota satreskrim dan opsnal Polsek Buay Madang Timur, Sabtu (02/11/2019) sekira pukul 22.00 WIB.

Kisah bermula saat korban Samsudin (26) warga Desa Srikaton Kecamatan Buay Madang Timur tengah mandi pada hari sabtu tanggal 02 November 2019 sekitar pukul 19.00 WIB, korban mendengar suara sepeda motor lewat disamping rumahnya. Betapa terkejutnya Samsudin, setelah ia selesai mandi, Samsudin mendpati motor kesayangannya yang terparkir di belakang rumah telah raib. Korbanpun melaporkan musibah yang dialaminya ke Polsek Buay Madang Timur.

Baca Juga :
Baku Tembak Saat Penangkapan, Perampok Sadis Ini Tewas Ditangan Petugas

Mendapatkan laporan dari Masyarakat, Kapolsek Buay Madang Timur IPDA Irwansyah memerintahkan kanit reskrim dan anggota opsnal Polsek Buay Madang Timur untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

Gerak cepat jajaran Polsek Buay Madang Timur membuahkan hasil. Identitas pelaku berhasil di ungkap berdasarkan keterangan para saksi. Pelaku yang di ketahui identitasnya bernama Agus (18) Warga Desa Srikaton berhasil diringkus tanpa perlawanan di rumah mertuanya di Desa Sindang Kuring Kecamatan Bahuga Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya didamoingi Kapolsek Buay Madang Timur IPDA Erwansyah melalui Kasubbag Humas Polres OKU Timur IPTU Yuli mengungkapkan, pelaku berhasil ditangkap pada hari sabtu tanggal 02 November 2019 sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca Juga :
Pererat Hubungan Polri dan Masyarakat, Polres OKU Timur Gelar Bazar Murah

“Pelaku beserta barang bukti sebuah sepeda motor merk Honda tipe Revo Absolute warna hitam dengan nomor polisi B 6431 BYG telah diamankan di Polsek Buay Madang Timur guna proses penyidikan lebih lanjut”, ungkapnya.

Lebih lanjut IPTU Yuli mengatakan, pelaku merupakan resedivis kasus pencurian dengan kekerasan pada tahun 2016 silam dan telah menjalani hukuman selama 1 tahun 6 di LP Martapura.

“Pelaku merupakan resedivis curas pada tahun 2016 lalu dan telah menjalani hukumannya. saat ini pelaku tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya. (jeff)