Enos-Yudha Daftar ke KPU di Kawal 11 Parpol

OKU Timur, Wartarepublika.com – Sebanyak 11 Parpol yang ada di Bumi Sebiduk Sehaluan, memastikan mengusung dan mendukun pasangan Pasangan H Lanosin, ST (Enos) dan HM Adi Purna Yudha, SH, (Yudha), untuk maju pada Pilkada serentak 2020 di OKU Timur.

Kepastian 11 Parpol mengusung dan mendukung pasangan Eno-Yudha setelah pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati ini mendaftarkan diri ke KPU OKU Timur pada Jumat (04/09/2020) sore. Saat mendaftar Enos-Yudha didampingi seluruh Ketua dan Sekretari Parpol.

Ketua KPU OKU Timur Herman Jaya, S.Sos, mengatakan, sesuai aturan pendaftaran dari 4 hingga 6 September 2020. Hari pertama sudah dua pasangan bakal calon yang mendaftar dari pasangan perseorangan dan pasangan yang diusung Parpol. Parpol pengusung dan pendukung pasangan Enos-Yudha diantaranya PKB, NasDem, PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra, Golkar, PKS, PPP, PAN, Partai Demokrat, Perindo.

Baca Juga :
KPU OKU Timur Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Serentak 2020

Kemudian dalam tahapan pendaftaran ada beberapa tahapan diantaranya tes kesehatan, vetifikasi berkas, penetapan nomor urut dan penetapan calon.” Sesuai ketentuan syarat dukungan 20 persen dari jumlah kursi di DPRD OKU Timur maupun sembilan kursi,” Ujarnya.

Seluruh tahapan yang dilakukan oleh KPU Tetap memakai protokol kesehatan sesuai aturan.”Kita tetap mematuhi aturan protokol kesehatan mengingat saat ini masih mewabah kasus Covid-19,” Katanya.

Setelah dilakukan verifikasi B1KWK oleh tim ada 11 Parpol, dan sudah dicocokan dan ternyata cocok. “Selanjutnya berkas calon seluruhnya cukup dan memenuni syarat dan kami terima selanjutnya akan dilakukan verifikasi lebih lanjut,” Jelasnya

Baca Juga :
KPU OKU Timur Gelar Simulasi Pemungutan Suara Secara Prokes

Pasangan H Lanosin, ST (Enos) dan HM Adi Purna Yudha, SH, pendaftaran sebagai calon bupati dan wakil bupati. Syarat–syarat administrasi sudah dilengkapi. Pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. “Alhamdulilah Partai sebagai pilar pembangunan yang kita harapkan jaringannya, dari awal pergerakan kita harus berjalan di rel kita sendiri tidak ada untuk saling serang,” terangnya.