Edarkan Uang Palsu, Dua Warga OKU Timur Diringkus Polisi

wartarepublika.com, OKI – Herianto (30) bersama rekannya Parino (25), dua pemuda yang dari Kampung 1 Desa Tulung Harapan, Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur ditangkap polisi. Keduanya nekat mengedarkan uang palsu ke masyarakat demi mendapat keuntungan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kasus peredaran uang palsu ini terungkap saat kedua pelaku pada Jumat, (1/6) malam membeli satu bungkus rokok di warung manisan milik korban Veranita (28) yang berada di Desa Serinanti, Pedamaran, Ogan Komering Ilir dengan memberikan uang Rp. 50 ribu.

Korban yang tidak merasa curiga kepada kedua pelaku, langsung memberikan kembalian uang sebesar Rp. 30 ribu. Tidak lama setelah kedua pelaku pergi, korban baru menyadari uang yang diterimanya palsu.

Merasa telah ditipu, korban pun melaporkan kejadian tersebut kepada salah satu tetangga. Mendapati laporan tersebut, Robi, tetangga korban langsung mengejar kedua pelaku menggunakan sepeda motor dan didapati kedua pelaku berada dijalan lintas timur, Desa Bulu Cawang. Selanjutnya kedua pelaku ia giring ke warung milik korban untuk dimintai penjelasan.

Saat kedua pelaku sampai, korban langsung menghubungi petugas piket Polsek Pedamaran melalui telepon. Tak selang lama setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti uang palsu sejumlah Rp 1.550.000 ke Polsek Pedamaran.

Kapolres OKI AKBP Ade Harianto melalui Kasubag Humas IPDA Ilham Parlindungan saat dikonfirmasi, Sabtu (2/6) membenarkan peristiwa tertangkap tangannya dua orang warga OKU Timur oleh masyarakat Desa Serinanti Kecamatan Pedamaran.

“Dua orang tersebut melakukan tindak pidana penyebar uang palsu terhadap korban Veranita (28), ibu rumah tangga yang tinggal di Dusun 1 Desa Serinanti Kecamatan Pedamaran OKI. Kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Pedamaran berikut barang buktinya,” pungkas Ilham. (hdr)