Diduga Dendam Pribadi, Ardi Tewas Dengan Luka Bacok

MUBA, Wartarepublika.com – Telah terjadi pembunuhan terhadap seorang laki-laki di Dusun Tabuan, Desa Gajah Mati, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba, Pada Jum’at (25/09/2020) Sekira pukul 21.30 WIB.

Menurut informasi dari Kepolisian yang tertuang pada LP Nomor : LP-B/ 26 /IX/2020/Sek BS/Muba tanggal 26 September 2020. 

Pembunuhan berawal pada saat pelaku Riki Andriansyah (19) warga Dusun III Desa Sri Kembang Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, hendak pergi memancing ikan disungai dengan mengendarai sepeda motor dan membawa parang serta pancing. Sekitar 100 meter berjalan pelaku berlintasan dengan korban Ardi Alinsyah (46) warga Dusun Tabuan Desa Gajah Mati Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba.

Baca Juga :
Bunuh Pacar Karena Cemburu, Rizal di "Door" Polisi

“Sepontan dipikiran pelaku terbersit inilah yang mencuri bekuan getah karet aku yang hilang tadi pagi,” ujar Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, SH., SIK, Sabtu (26/09/2020).

Kemudian pelaku mengikuti korban dari belakang dengan menenteng sebilah parang, sampai kepondok korban yang berjarak sekira 50 meter.

“Setelah sampai di pondok kebun milik korban, pelaku bertanya, KAU NILAH YANG MALING BEKUAN AKU NIYE, sambil mengayunkan parang kearah tangan korban, kaki korban, leher korban,” Ucap Kapolres menceritakan kronologi kejadian.

Dilanjutkan, setelah pelaku membacok korban, pelaku langsung pergi kerumah saudara Dedi. Kemudian pelaku bersama Dedi menuju rumah Kepala Desa (Kades) Sri Kembang, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin untuk ditemani ke Polsek guna menyerahkan diri.

Baca Juga :
Timah Panas Hentikan Pelarian Hasan

” Tidak menutup kemungkinan korban Ardi Alinsyah adalah korban tindak pidana pembunuhan mengakibatkan korban meninggal ditempat, Tidak menutup kemungkinan adanya motif lain yaitu dendam masalah pribadi oleh pelaku sehingga melakukan tindak pidana pembunuhan,” tuturnya.

Dari tangan tersangka Polisi mengamankan barang bukti 1 (satu) buah parang, tanpa gagang sepajang 65 cm, yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.