Tim Ident Polres OKU Timur Saat Melakukan Indentifikasi Terhadap Jenazah Pelaku "Pembegalan"

“Begal” Meregang Nyawa Ditembak Petugas Usai Rampas Motor Penjual Sayur

OKU Timur, Wartarepublika.com – AF (27) warga Desa Campang Tiga Ulu Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur meregang nyawa setelah satu butir timah panas yang dilepaskan petugas menembus dadanya. AF terpaksa diberi tindakan tegas terukur oleh petugas karena melakukan perlawan saat hendak ditangkap usai melakukan “pembegalan” terhadap seorang penjual sayur, Minggu (01/11) sekira pukul 03.30 WIB

Ditengah keheningan malam, Sugiyanti (32) warga Desa Karang Binangun Kecamatan Madang Suku I tengah dalam perjalanan hendak menuju pasar gumawang untuk menjual sayur-sayuran dengan mengendarai sepeda motor. Ditengah perjalanan sekitar pukul 03.30 WIB, tepatnya di ruas jalan Desa Sari Guna Kecamatan Belitang Mulya, Sugiyanti berpapasan dengan dua orang lelaki yang tiba tiba langsung menghentikan perjalanannya. Bukan hanya menghentikan laju sepeda motor yang di kendarainya, kedua lelaki tersebut menodongkan senjata api dan senjata tajam kearah Sugiyanti dan memaksanya menyerahkan sepeda motor yang di kendarainya. 

Baca Juga :
Berawal dari Facebook Hingga Dipaksa "Mantap - Mantap" di Rumah Kosong

Dibawah ancaman, akhirnya dengan berat hati Sugiyanti menyerahkan sepeda motor miliknya kepada kedua pelaku. Beruntung, selang waktu beberapa saat usai kejadian, Sugiyanti bertemu dengan anggota Tim Opsnal Resmob SatReskrim Polres OKU Timur yang sedang melakukan patroli. Sugiyantipun menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya kepada petugas tersebut.

Petugas kemudian bergerak cepat mengejar pelaku ke arah pelarian pelaku. Benar saja, ketika petugas tiba di BK 13 tepatnya di Desa Tulung Sari Kecamatan Belitang Mulya, petugas melihat dua orang laki laki dengan ciri ciri seperti di ungkapkan oleh korban. Petugas kemudian berusaha melakukan upaya penangkapan terhadap kedua pelaku.

Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon melalui Kasat Reskrim OKU Timur AKP I Putu Suryawan mengungkapkan, kedua pelaku berusaha melakukan perlawan pada saat petugas hendak menangkapnya.

Baca Juga :
Dipicu Masalah Keluarga, Ahmad Tega Gorok Isitrinya Dengan Pisau Dapur

“Petugas sempat melakukan tembakan peringatan sebanyak satu kali namun pelaku malah berhenti dan menyabut senjata api miliknya dan melakukan pemembakan ke arah anggota dan berusaha melarikan diri. Tak ingin kehilangan buruannya dan khawatir membahayakan, petugaspun terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan membalas tembakan pelaku,” ungkap Kasat Reskrim.

AKP I Putu Suryawan melanjutkan, satu pelaku berhasil dilumpuhkan dan meninggal dunia, sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri. 

“Dari tangan pelaku kami kami dapati satu buah senjata api rakitan jenis revolver dengan dua amunisi dan dua buah senjata tajam. Setelah di identifikasi, AF ternyata merupakan DPO dengan kasus pencurian dengan pemberatan yang selama ini kami cari. Saat ini kami tengah mengejar satu pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri,” tegasnya. (Rilis Polres OKU Timur)