Bangunan Sekolah Madrasah Nurul Huda Sangat Memprihatinkan

WARTAREPUBLIKA.COM, OKU TIMUR – Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Berdiri tahun 1978 lalu, Sekolah agama satu satunya yang masih berdiri dengan jumlah siswa sebanyak 142 murid, Sekolah yang berada Desa Negeri Ratu Baru di Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten OKU Timur 07/04/2019.

Sangat di sayangkan bangunan gedung sekolah kondisi bangunan sangat rusak parah, Kerusakan gedung mencapai 80 persen rusak Sejumlah plafon sudah tidak ada lagi baik dalam kelas belajar maupun di luar teras gedung.

Saat media meninjau bangunan gedung sekolah tersebut ada dua gedung bangunan sekolah yang sudah selesai dibangun namun belum ada sama sekali plafon Ternyata dua bangunan baru tersebut hasil dari swadaya masyarakat desa Negeri Ratu Baru.

Cikwan Pembina Yayasan MI Nurul Huda, itu dulu dua gedung baru pembangunan swadaya masyarakat desa dan juga ada donatur yang memberikan sumbangan,” jelasnya.

Yang menjadi kendala sampai saat ini menurut Cikwan yang juga Kepala Desa Negeri Ratu Baru ini, Kepala Sekolah tidak pernah melaporkan atau tidak transparan masalah anggaran yang ada disekolah tersebut sehingga masyarakat desa dan wali murid resah.

Contohnya pembangunan 2 gedung baru swadaya masyarakat itu kepala sekolah tidak transparan, berapa dana terkumpul dan berapa dana yang keluar membangun dua gedung itu, karena kata Kepala sekolah hanya pihak sekolah yang boleh tau sedangkan pihak yayasan tidak boleh mengetahui.

Mendapat informasi keterangan dari Kepala Sekolah Cikwan bersama pengurus yayasan lainnya Mendatangi sekolah tersebut, karena MI Nurul Huda itu merupakan masih Yayasan Desa Negeri Ratu Baru.” ungkapnya.

kami dari pihak yayasan tidak pernah meminta uang dari sekolah itu, namun tolong gedung sekolah di perhatikan, saya takut jika plafon – plafon yang rusak itu nantinya bisa menimpa anak-anak ketika proses belajar mengajar, karena kondisinya sudah miris sekali, terangnya.

Bendahara Yayasan MI Nurul Huda Nurroni saat mengajak Media untuk meninjau lokasi bangunan gedung sekolah MI sambil menjelaskan setiap sisi bangunan tersebut, Saat hujan murid – murid harus di pindahkan ke ruang lain untuk menghindari air hujan yang tergenang dalam kelas.

Masuknya air hujan kedalam ruangan diakibatkan oleh atap ruangan kelas yang sudah rusak tersebut dan plafon sudah tidak ada lagi, “saya rasa sudah rusak semua rata-rata gedung sekolah ini,” jelas Roni.

Beberapa kali rapat dengan kepala sekolah agar ada perbaikan, namun sampai masa jabatan kepala sekolah hampir habis, gedung sekolah belum sama sekali dilakukan perbaikan ” kata Roni, padahal setiap tahunnya bisa di sisikan 2 juta untuk perbaikan gedung tersebut.

Dan juga Sekolah MI Nurul Huda dapat dana BOS juga dari kemenag kok ngak ada perbaikan bangunan,”kata Roni.

Sementara Kasi Penmad Kemenag OKU Timur Karap saat dikonfirmasi melalui via Handphone menjelaskan jika MI Nurul Huda yang berada di Desa Negeri Ratu Baru, Kecamatan Bunga Mayang memang mendapatkan dana BOS persiswa sebesar 800 ribu pertahun,” jelasnya.

“Kegunaan dana BOS sendiri katanya ada 13 item, dimana digunakan untuk kebutuhan sekolah, sedangkan untuk bangunan sendiri katanya tidak boleh lebih dari 10 juta rupiah pertahun,” katanya.

Jadi kami prioritasnya kan untuk honorer guru dan dana BOS itu dipakai secukup nya nah untuk rehab berat & rehab ringan tidak bisa lebih 10 juta pertahun, kata karep Mengenai gedung sekolah yang rusak enggan menjawab lebih detil,” Tutup nya.