OKU Timur, WR — Program kerja 100 hari Bupati OKU Timur kembali berikan kejutan, kali ini sebuah terobosan baru tengah dilakukan, Pemkab OKU Timur bekerjasama dengan Kementerian ESDM RI dan PT. PGN rencananya akan mendistribusikan gas secara langsung kerumah rumah penduduk. Bupati OKU Timur H Lanosin ST optimis, pendistribusian gas secara langsung kerumah penduduk tersebut akan terwujud pada tahun depan. Hal itu disampaikan Enos sesaat setelah melakukan Survey Jaringan Pipa Gas di Desa Karang Kemiri Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur, Selasa (20/04).

“Agenda hari ini kita survei titik setting untuk proyek jargas (jaringan gas) yang dapat didistribusikan langsung ke rumah-rumah penduduk. Kita lagi mencoba mudah-mudahan saja ini dapat berhasil karena kalau berhasil, di tahun depan kita dapat dilakukan pemasangan meteran di setiap rumah yang dilalui gas-gas primer Ini. Penurunannya tinggal bagaimana nanti teknisnya sudah ada lubangnya tinggal dari segi ekonomisnya ya mudah-mudahan oke. Artinya masyarakat OKU Timur dapat mendapatkan gas dengan mudah tidak perlu lagi ngangkat-ngangkat tidak perlu lagi cari-carian. Artinya sudah siap di rumah masing-masing seperti jaringan PDAM atau PLN pakai meteran saja,” ujar Bupati OKU Timur kepada awak media.

Baca Juga :   Bawa Lari Anak Dibawah Umur, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

 

Bupati OKU Timur yang akrab disapa Enos ini menegaskan, targetnya pendistribusian gas secara langsung ini akan menyentuh seluruh kecamatan yang ada di OKU Timur.

 

” Target kedepan semua Kecamatan. Ya kalau memang bisa kenapa tidak, tapikan dia akan bergulir, bisa ke Belitang dulu baru bisa nyambung ke Belitang 3 lalu mulia, Belitang Jaya dan akan terus sampai ke SS3. Kalau mau langsung sekaligus rasanya biaya terbesar Jadi mungkin secara bertahap,” tegas enos.

Mengingat program ini sangat menyentuh bagi masyarakat, Enos berharap agar seluruh perangkat Kecamatan, perangkat desa dapat membantu bila kedepan nanti ada survei di lapangan terkait program pemasangan gas di rumah-rumah masyarakat Timur ini.

Baca Juga :   Bupati OKU Timur : RSUD Ladang Kemulian

 

“Pemasangan jaringan gas ke rumah-rumah penduduk ini rencananya tidak akan dipungut biaya. Masyarakat hanya diwajibkan membayar penggunaan gas masing masing yang hisa dicek melakui meteran yang terpasang di rumah penduduk pungkasnya.

 

Sementara itu pihak dari Kementerian ESDM RI mengatakan, ada dua kecamatan di OKU Timur yang dipandang layak dipasang Jaringan Pipa Gas untuk kebutuhan rumah tangga, sebab di Kecamatan tersebut ada jaringan pipa gas induk yang melintas untuk menghubungkan gas dari Gresik ke pulau jawa. Namun tidak bisa juga serta merta langsung dilakukan pemasangan perlu dilakukan Survey, desain penyusunan dokumen teknis selanjutnya Pelelangan baru tahap pembangunan.

“Kita tahu biasanya dilapangan banyak yang mengkhawatirkan safetynya, kami meyakini jargas untuk rumah tangga ini lebih aman dari pada tabung gas,” selorohnya. (ADV/Jeff)

 

Facebook Comments