4 Tahun Menghilang, Begal Ini Menyerah Diujung Timah Panas Petugas

WARTAREPUBLIKA. COM,  OKU TIMUR – Setelah menghilang selama empat tahun dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) . Pelarian Batin Mawi (35) warga Desa Muncak Kabau Kecamatan BP Bangsa Raja ini berakhir di ujung timah panas petugas, Kamis (16/05/2019) sekitar pukul 22.00 WIB.

Batin Mawi merupakan salah satu dari dua pelaku perampasan sepeda motor yang lebih dikenal dengan istilah begal pada 11 desember 2014 silam.  Saat itu, sepasang suami istri yang tengah mengendarai satu unit sepeda motor Honda Verza sekitar pukul 16.30 WIB melintasi Desa Tanjung Bulan Kecamatan Buay Madang dirampas sepeda motornya secara paksa oleh Batin bersama seorang rekannya yang kemudian langsung melarikan diri. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Buay Madang yang tercatat dalam Laporan Polisi Nomor ; LP – B / 35 / XII / 2014 / SUMSEL / OKUT / Sek. BMD tanggal 11 Desember 2014.

Tak berselang lama,  salah satu pelaku atas nama Apriansyah warga Desa Sukaraja Tuha Kecamatan Buay Madang berhasil di tangkap dan saat ini tengah menjalani hukuman di Rumah Tahanan Martapura. Berdasarkan keterangan Apriansyah, aksi pembegalan tersebut dilakukannya bersama seorang rekannya bernama Batin Mawi.  Atas keterangan tersebut petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap Mawi, namun petugas kehilangan jejak dan akhirnya menyatakan Batin Mawi masuk dalam daftar DPO Polsek Buay Madang Nomor : DPO / 03 / I / 2015 / Reskrim.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya didampingi Kasat Reskrim AKP Ikang Ade melalui Kasubbag Humas Polres IPTU Yuli mengungkapkan, pada tanggal 16 Mei 2019 sekitar pukul 21.30 WIB,  Team SW Polres OKU Timur team mendapat informasi tentang keberadaan tersangka Batin Mawi kemudian Team SW langsung bergerak guna melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku di Desa Sribulan Kecamatan BP Bangsa Raja.

“Sekira pukul 22.00 WIB, saat dilakukan penangkapan pelaku mencoba melawan petugas dengan cara mendorong dan mencoba merebut senjata api milik petugas yang melakukan penangkapan. Melihat situasi demikian, kemudian anggota team langsung memberikan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku. Alhasil pelaku berhasil di lumpuhkan dengan luka tembak pada pagian kaki,” ungkapnya.

Petugas kemudian membawa pelaku ke RSUD Martapura guna mendapatkan pertolongan medis kemudian mengamankan tersangka ke Mapolres OKU Timur.  Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.(jeff)